Menu
Oh! MyKarya!

Kamu Puja Bunga Di Taman

Kamu Puja Bunga Di Taman


Kamu puja bunga di taman
kamu terpesona dengan keindahan
kamu tulis di dalam sajak-sajakmu
hingga lupa kamu pada Tuhanmu
bukankah dia akan layu kemudian jatuh ke bumi, ia tidak berguna lagi

kamu puja perempuan, kamu lukis dengan kata-kata
hingga lalai dengan Tuhan
bukankah dia akan tua
atau ada kalanya dia tidak setia, yang akan mengecewakan kamu

kamu kagum dan puja awan yang berarak dan beralih
kamu gambarkan dengan bahasa yang indah
hingga lupa kewajipan kepada Tuhan
padahal awan boleh hilang
kamu berjenaka dengan gunung-ganang
kemudian kamu ungkap di dalam syair-syairmu
padahal kalau kamu dekat
ia adakalanya menakutkan, membencikan, menjemukan dan memayahkan
entah apa lagi yang kamu berkhayal...

Kamu lagukan keindahan bulan
Walau jauhnya tak pernah kau sampai
Kamu ilhamkan karangan indah
Pada sang matahari
Padahal panasnya bisa memeritkan mata
Membasahkan pakaianmu
Hingga kamu lupa nikmat
yang Tuhanmu sembunyikan
Entah apa lagi yang kamu marahkan

Bukankah kamu harus
Menikmati segalanya dalam syukur
Menerima pemberiannya dengan bersangka baik
Berlapang dada, menanamkan dendam rindu
Bersaksi hanya Dia Tuhan yang satu
Meminta dalam sujud-sujudmu
Menitipkan kasih sayangmu
Dalam zikir munajat
Dalam zikir-zikirmu
Takutlah...bimbanglah!
Apakah Dia menerima segalanya?
Pengabadian diri yang tak sempurna ini?


Luahan,
Aynora Nur

Kamu puja bunga di taman kamu terpesona dengan keindahan kamu tulis di dalam sajak-sajakmu hingga lupa kamu pada Tuhanmu bukankah di...
Unknown Feb 18, 2009
Oh! MyKarya!

Halaman Kasih

Sewaktu singgah di halaman kasihmu yang lapang
tidak ku temui sepatah tanda
yang engkau tinggalkan
untuk ku kutip jadi kenangan
apatah tatkala
melewati bendang lewat musim tengkujuh
yang pernah kita miliki
memori itu bersama-sama
lenyap terus tidak ku nampak pun jejakmu

ke mana pergimu, kasih
setelah berkurun ku menanti
mengharap kasih kembali merimbun
dan dedaun harapan kembang meranum, menghijau
di mana kerlip kejora matamu, sayang
ku intai dalam rindu
pun tidak timbul jua

kembalilah, kekasih
aku masih menanti kau ucapkan
kuntuman mawarkesetiaan
yang tulus dari bibirmu

aku masih pujangga
yang rindukan pungguk pulang ke sarang
membawa seberkas rindu
di dalam sangkar emas
membawa ke mahligai bahagia
antara kita.

Sewaktu singgah di halaman kasihmu yang lapang tidak ku temui sepatah tanda yang engkau tinggalkan untuk ku kutip jadi kenangan apatah t...
Unknown Feb 6, 2009
Oh! MyKarya!



Tips/Petua ringkas yang sangat berguna dalam kehidupan harian. Bagaimana mengilatkan kembali periuk yang telah hitam berkarat? Dapatkan disini. PETUA...

Tips/Petua ringkas yang sangat berguna dalam kehidupan harian. Bagaimana mengilatkan kembali periuk yang telah hitam berkarat? Dapatkan ...
Unknown Feb 2, 2009