Header Ads

Lepaskan Rasa Ini

Advertisement
Sedaya upaya aku cuba lepaskan rasa yang sedang bermaharaja lela dalam dada. Apakah ini rasa yang indah atau satu bebanan yang sukar ditanggung? Bagaimana rasa sesak ini hendak ku hela sedangkan sejak seharian hati ini telah lelah menanggung sesalan.



Aku yang terlalu beremosi.

Aku wanita yang memiliki jiwa yang sensitif. Mana mungkin perasaan ini kau permainkan hingga diri ini merasakan yang engkau sengaja menjemput gundah di dalam dada. Cukuplah penyeksaan selama ini yang aku tanggung seorang diri. Berikan aku ruang untuk bernafas dan melepaskan lelah ini yang telah menganggu ku seharian.

Kamu yang sedang memerhati...tolong lepaskan belenggu perasaan ini.

Perjalanan ini singkat dan izinkan aku mengutip bahagia dengan caraku sendiri. Jangan dibuang masamu yang berharga itu dengan memberikan harapan palsu. Seorang aku ini juga berhak mengintai secebis bahagia meskipun segala ranjau bagai sebati dengan diriku.

Lepaskan rasa ini

Hatiku telah lelah dengan sebuah rindu yang tidak terzahir. Aku ingin mengorak detik hati agar bahagia tidak menghalang lagi. Ada rasa ego yang mencengkam tetapi aku juga takut kehilangan. Antara kita, kau dan aku...menyimpan keegoan yang telah berzaman. Temanku...izinkan diri kita bahagia. Lepaskan rasa itu jika inilah langkah terakhir yang perlu kita akui.

Masa tidak zalim...

Pengalaman menjadikan kita dewasa, dan hubungan ini entah ke mana arahnya. Kawan...diri ini sekadar mampu mendoakan. Moga bahagia datang menjenguk dan derita bawalah ia pergi jauh-jauh dari hidupku.

Perasaan ini masih belum mengerti agaknya?

Sejujurnya. ..hati ini belum bisa melepaskan rasa yang menganggu. Jadi temanku...jadilah temanku di sepanjang jalan penuh ranjau dan liku ini.

Dan, kita masih sama-sama menunggu!
Advertisement

No comments

TINGGALKAN KOMEN ANDA:

Powered by Blogger.