Header Ads

Ayat-Ayat Cinta 2 (Hidayah)

Mykarya.Com membawakan pula sebuah novel cinta islami karya Habiburrahman El Shirazy. Ia adalah sebuah novel pembangun jiwa, yang pastinya amat diperlukan bagi mengisi jiwa-jiwa yang kosong, yang selama ini tercari-cari matlamat hidup.

Saya belum memiliki buku ini tetapi buku novel Ayat-Ayat Cinta 1 telahpun ada dalam simpanan sebagai khazanah peribadi. Hihi...

Jika anda hendak memiliki novel Ayat-Ayat Cinta 2 ini, boleh lah klik pada gambar kulit novel yang saya sertakan di bawah. Ada banyak lagi stok jika anda berniat membeli lebih dari satu...(mungkin nak beri hadiah kepada insan tersayang...)


Ayat-Ayat Cinta 2 (Hidayah)


KLIK PADA GAMBAR UNTUK INFO LANJUT
Harga: RM35.90
Ayat-Ayat Cinta 2 (HIDAYAH)
Weight:0.78 kg per item
ISBN:9789674480523
Stok sedia ada: 32 item (setakat Oktober 2016)

Sinopsis Ayat-Ayat Cinta 2:


Fahri, yang kini tinggal di Edinburgh dan bahkan menjadi dosen di University of Edinburgh, terpaksa menjalani ke hidupan sehari-harinya sendirian. Bersama dengan Paman Hulusi, asisten rumah tangganya yang berdarah Turki, ia meneruskan kehidupannya tanpa Aisha.

Terkadang Fahri masih saja menangis saat mengingat kenangan-kenangannya bersama Aisha. Kenyataan bahwa istri yang sangat dicintainya itu kini menghilang entah kemana, membuatnya nelangsa dan hampir putus asa. Maka ia menghabiskan hari-harinya dengan menenggelamkan diri dalam kesibukan pekerjaan, penelitian, mengajar, dan bisnis yang dulu dikelola berdua bersama Aisha.

Aisha menghilang dalam sebuah perjalanan ke Palestina bersama teman wanitanya saat ingin membuat cerita dan reportase tentang kehidupan di sana. Teman Aisha ditemukan dalam keadaan sudah kehilangan nyawa dan kondisi tubuh yang mengenaskan dan sangat mungkin kondisi Aisha juga sama meski tubuhnya belum ditemukan saat ini.

Sudah lebih dari dua tahun Fahri berduka dan tenggelam dalam usaha pencarian istri yang sanagat dicintainya itu. Ia pun pindah ke Edinburgh karena itulah kota yang sangat disukai Aisha di dataran Inggris. Dengan menyibukkan dirinya, ia berusaha menyingkirkan rasa sedihnya sekaligus memperbaiki citra Islam dan muslim di negeri dunia pertama itu. Ia berbuat baik pada tetangganya, menyebarkan ilmu agama pada berbagai pihak, dan membantu orang-orang yang butuh bantuannya tanpa memandang bulu.

Berbagai kegiatan menyibukkan dirinya, hingga sebuah pertanyaan mengusik datang dari berbagai pihak. Akankah ia membujang seumur hidup setelah ditinggal Aisha? Akankah ia bertemu dengan isterinya itu sekali lagi?

Selamat membaca, sebuah lagi novel pembangun jiwa!!
Advertisement

No comments

TINGGALKAN KOMEN ANDA:

Powered by Blogger.